DamarPendidikan - Info Guru dan Pendidikan
Setelah tahun 2015 lalu ada uji kompetensi guru atau UKG serentak, hasilnya memang belum sesuai keinginan pemerintah. Dan ada beberapa kegiatan follow upnya. Setelah didata guru yang diangkat pada tahun 2015 sudah banyak yang tersertivikasi namun nilai UKG nya masih perlu dibenahi. Berikut kami cuplik langsung berita Mendikbud Anis Baswedan.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menyatakan, hampir seluruh guru di Indonesia sudah tersertifikasi. Menurutnya, dari total 1,7 juta guru yang diangkat pada 2005, sudah 1,63 juta guru atau sekitar 93,3 persen yang sudah tersertifikasi pada 2015.
“Dalam peningkatan angka partisipasi penduduk dalam pendidikan, dan juga peningkatan persentase jumlah penduduk yang melek aksara, hal tersebut tidak terlepas dari peran pendidik dan tenaga kependidikan,” ujar Anies, Jumat (17/6).
Ia menjelaskan, Kemendikbud harus memastikan guru-guru berkompeten dan
tersertifikasi. Selain itu, setiap tahun juga akan digelar tes uji kompetensi guru (UKG) agar kualitas pendidik meningkat.
“Kami targetkan tahun depan nilai UKG tujuh. Angka ini setiap tahun ditingkatkan hingga pada 2019, seluruh guru rerata memiliki nilai UKG delapan,” terangnya.
Lebih lanjut Anies mengatakan, pendidikan pun tidak terlepas dari peran bahasa. Saat ini Kemendikbud juga telah meningkatkan kosakata baru Bahasa Indonesia sebanyak 109.611, atau meningkat 800 lema dari tahun 2014.
“Kita berharap Bahasa Indonesia semakin kaya diksinya, sehingga tidak perlu lagi dengan serapan asing,” tutur mantan rektor Universitas Paramadina itu
Sudah Cukup berleha-leha, mari saatnya menjadi guru pembelajar dan senantiasa tingkatkan kualitas diri. Bagi guru SMA dan SMK ada beasiswa S1 dan S2 menanti. Dan pada tahun ini akan diadakan juga CPNS 2016 Guru.

0 Komentar untuk "Mari Jadi Guru Pembelajar: 93% Guru Sudah Tersertivikasi, Nilai UKG Taun depan Naik Jadi Minimal 7"